wakafalmashduqiah.org

Tentang Kami

Profil Yayasan Al-Mashduqiah Kraksaan

LATAR BELAKANG BERDIRINYA YAYASAN
Yayasan Al-Mashduqiah Kraksaan adalah lembaga Islam yang menyelenggarakan kegiatan keislaman dalam bidang Keagamaan, Sosial dan Kemanusiaan.
Yayasan ini berada di Jalan Insinyur Haji Juanda Nomor 370, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Yayasan Al-Mashduqiah Kraksaan berdiri pada tanggal 18 Juli 2011, dengan ketua yayasan KH. Dr. Mukhlisin Sa’ad, salah satu tokoh agama di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Teregristasi dengan akta notaris: Achmad Fauzi, SH No. 21 Tanggal 18 Juli 2011 dan mendapatkan ijin operasional dengan surat keputusan Menteri Hukum RI Nomor: AHU–6314 .AH.01.04.Tahun 2011.

Visi
Menjadi yayasan yang berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.

Misi

1. Bidang Keagamaan

  • Menyebarkan dan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
  • Menyelenggarakan kegiatan dakwah kajian keislaman, serta pembinaan akhlak dan moral.
  • Mendorong generasi muda untuk lebih memahami dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengelola kelompok pengajian Masyarakat
  • Meningkatkan pemahaman keagamaan dan syiar Islamiyah

2. Bidang Pendidikan

  • Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur’an (TPQ), Taman Kanak-Kanak/Raudlatul
  • Atfal, Pendidikan formal seperti Satuan Pendidikan Muadalah Wustha dan Ulya (SPM), sampai dengan Tingkat perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ekonomi Badri Masduqi (STEBI BAMA).
  • Pusat pengetahuan Bahasa al-qur’an, Bahasa arab dan Bahasa inggris, Bahasa asing lainnya,
  • Mengadakan pelatihan-pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia dibidang perbengkelan, Teknik computer, elektronik, menjahit, dan skillday,
  • Mendirikan laboraturium dan perpustakaan; 
  • Menyelenggarakan kegiatan kepramukaan

3. Bidang Sosial

  • Memberikan bantuan kepada kaum dhuafa, yatim piatu, janda, dan lansia yang membutuhkan.
  • Menyelenggarakan program pemberdayaan ekonomi berbasis sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Membangun dan mengelola rumah singgah, panti asuhan, atau pusat rehabilitasi sosial.
  • Mengadakan program pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat kurang mampu.
  • Membantu biaya hidup dan biaya Pendidikan anak-anak yatim, yatim piatu dan anak terlantar;
  • Mendirikan poliklinik
  • Mendirikan dan memelihara sarana ibadah dan Melestarikan lingkungan hidup
  • Menerima dan menyalurkan zakat, infaq dan sodaqoh
  • Mendirikan Lembaga bimbingan ibadah haji dan umroh
  • Mendirikan pusat studi islam dan penelitian di bidang ilmu pengetahuan agama dan umum
  • Menyelenggarakan pengobatan murah
  • Menyelenggarakan khitan masal.

4. Bidang Kemanusiaan

  • Mengadakan program bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam dan konflik.
  • Menyediakan layanan kesehatan gratis atau bersubsidi bagi masyarakat kurang mampu.
  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
  • Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan secara efektif dan tepat sasaran.

POTENSI YAYASAN

1. Potensi Keagamaan

  • Memiliki peran strategis dalam membina dan meningkatkan pemahaman agama di tengah masyarakat.
  • Berpeluang menjadi pusat pendidikan keagamaan melalui pesantren, madrasah, dan majelis taklim.
  • Mampu mencetak generasi berakhlak mulia melalui program dakwah, kajian, dan pembinaan moral.
  • Bisa menjalin kerja sama dengan lembaga keagamaan nasional maupun internasional untuk pengembangan program keagamaan.

2. Potensi Pendidikan

  • Bisa menjalin kerja sama dengan lembaga keagamaan nasional maupun internasional untuk pengembangan program keagamaan.

3. Potensi Sosial

  • Dapat menjadi jembatan antara masyarakat yang membutuhkan dengan para dermawan.
  • Memiliki kesempatan untuk membangun program pemberdayaan ekonomi berbasis sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Berpotensi mendirikan fasilitas sosial seperti rumah singgah, panti asuhan, dan pusat
  • pelatihan keterampilan.
  • Bisa berkolaborasi dengan pemerintah, perusahaan, dan organisasi sosial untuk memperluas dampak positif di masyarakat.

4. Potensi Kemanusiaan

  • Berperan aktif dalam memberikan bantuan darurat bagi korban bencana alam, konflik, dan krisis kemanusiaan lainnya.
  • Memiliki peluang untuk membangun layanan kesehatan berbasis kemanusiaan seperti klinik gratis dan program pengobatan massal.
  • Mampu mendorong dan menggerakkan relawan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
  • Berpotensi mengembangkan program ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi bagi kelompok rentan.

5. Potensi Jaringan dan Kemitraan

  • Bisa menjalin kemitraan dengan lembaga pemerintah, swasta, dan organisasi internasional untuk mendukung program yayasan.
  • Memiliki peluang untuk mendapatkan dana hibah, donasi, dan bantuan dari berbagai pihak guna keberlanjutan program sosial dan kemanusiaan.
    Mampu mengembangkan sistem donasi berbasis digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.
  • Bisa memanfaatkan media sosial dan teknologi untuk memperluas jangkauan program dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

CITA-CITA YAYASAN
1. Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Berakhlak Mulia

  • Menjadikan yayasan sebagai pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan yang mampu mencetak generasi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
    Mengembangkan program dakwah yang inklusif dan merangkul semua lapisan
    masyarakat.

2. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat

  • Membantu kaum dhuafa, yatim piatu, dan kelompok rentan agar memiliki kehidupan yang lebih baik.
  • Mewujudkan program pemberdayaan ekonomi yang mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
  • Mengembangkan layanan sosial seperti rumah singgah, panti asuhan, dan pusat rehabilitasi sosial.

3. Menjadi Garda Terdepan dalam Kemanusiaan

  • Membangun sistem bantuan kemanusiaan yang cepat, tanggap, dan efektif dalam merespons bencana alam serta krisis kemanusiaan.
  • Mengembangkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.
  • Mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam masyarakat.

4. Menjadi Lembaga yang Profesional dan Berkelanjutan

  • Mengelola yayasan dengan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
  • Mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dalam menjalankan misi yayasan.
  • Memanfaatkan teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas program dan layanan yayasan.

5. Menjalin Kemitraan yang Luas

  • Berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi
  • internasional dalam menjalankan program sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
  • Menjadikan yayasan sebagai lembaga yang diakui secara nasional dan internasional dalam memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas.

FILOSOFI NAMA YAYASAN AL-MASHDUQIAH KRAKSAAN
“Menyebarkan Cahaya Kebaikan, Membangun Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia” 

Yayasan Al-Mashduqiah Kraksaan didirikan dengan semangat untuk menjadi lembaga yang tidak hanya membimbing dalam aspek keagamaan, tetapi juga membangun masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya. Filosofi dasar yayasan ini berakar pada tiga pilar utama:
1. Keimanan dan Ketakwaan

  • Menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama dalam pendidikan dan kehidupan sosial.
  • Mengajarkan pentingnya ilmu dan amal sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

2. Ilmu dan Pendidikan

  • Mendorong generasi muda untuk selalu menuntut ilmu, baik ilmu agama
    maupun ilmu duniawi, guna mencapai kebijaksanaan dan keseimbangan hidup.
  • Menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam setiap aspek pendidikan.

3. Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

  • Mengembangkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta membantu masyarakat yang membutuhkan.
  • Menjadikan yayasan sebagai wadah yang tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga memberikan solusi atas permasalahan sosial dan kemanusiaan.

Dengan filosofi ini, Yayasan Al-Mashduqiah Kraksaan berkomitmen untuk menjadi lembaga yang memberikan manfaat luas, membimbing umat ke arah yang lebih baik, serta menciptakan generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak

Scroll to Top